Kuliah Umum Daring Magister Ilmu Komunikasi “Media dan Pemilihan Umum di Amerika Serikat”


Program Studi Ilmu Komunikasi Pascasarjana UAJY telah melaksanakan kuliah umum dengan topik “Media dan Pemilihan Umum di Amerika Serikat” pada Sabtu, 24 Oktober 2020. Materi yang ada disampaikan oleh T. Satrio Nugroho selaku Minister Counsellor KBRI di Washington DC dan dimoderatori oleh Dr. Lukas S. Ispandriarno, M.A selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Pascasarjana UAJY.

Nugroho menyampaikan bahwa orang Amerika memiliki sikap yang pragmatis karena mereka ingin merdeka hanya karena ingin bahagia. Kebahagiaan inilah yan ditandai dengan sistem kapitalis. Tidak hanya itu, Amerika pernah perang saudara karena ada isu kulit hitam. Hal ini disebabkan karena Union mendukung ideologi konservatif. Namun begitu, setelah perang ini mereka bisa bangkit lagi. Kemudian, bersama-sama membangun negaranya.

Amerika menjadi role model atau acuan oleh media lainnya. Amerika memegang teguh prinsip freedom of speech, bisnis, hiburan, dan edukasi. Kemudian, Nugroho juga memaparkan pemilu Amerika Serikat.

Profil singkat pemilu Amerika Serikat diawali dengan, sistem pemilu presiden AS. Sistem ini dilakukan dengan cara tidak langsung. Hal tersebut berarti pemilih memilih Electors (Electoral Colleges). Umumnya jumlah electors sebanyak 538 electors. Jumlah tersebut akan disesuaikan dengan jumlah anggota House of Representative, dengan jumlah 435. Kemudian, jumlah senate sebanyak 100, dan 3 electors dari Distric of Colombia.
Agar dapat memenangkan pemilu, maka kandidat Presiden dan Presiden AS mesti mendapat sebanyak 270 electors. Biasanya sistem atau metode perhitungan menggunakan Winner-Take-All dengan basis negara bagian.

Kuliah umum yang kurang lebih dihadiri oleh 70 peserta ini dilaksanakan melalui platform Zoom mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dan disiarkan secara langsung untuk publik melalui kanal Youtube Pascasarjana UAJY.