Mata Kuliah Wajib


MATAKULIAH WAJIB PASCASARJANA

PPS02 Character Buliding, 0 SKS

Mata kuliah ini berupa pelatihan. Pada pelatihan ini, peserta program dididik dan dilatih untuk dapat situasi apapun dari yang sederhana sampai dengan yang sulit di dunia kerja dengan sikap yang unggul dan humanis. Karakter adalah faktor yang penting disamping ketrampilan yang diperoleh dari proses belajar mengajar biasa. Oleh sebab itu, perlu bagi para peserta program yang ingin atau bahkan sudah menduduki posisi atau jabatan tertentu memiliki karakter yang unggul, sehingga mereka dapat menghadapi dan menyelesaikan situasi yang sulit di dunia kerja dengan baik dan benar. Beberapa aspek yang ditekankan pada program ini adalah : semangat kerja, disiplin dan rasa memiliki.

PPS03 Company Visit, 0 SKS

Program ini berupa kunjungan ke lapangan/perusahaan jasa konstruksi. Pada program ini, para peserta program mengunjungi perusahaan-perusahaan jasa konstruksi : manajemen konstruksi, transportasi dan struktur, dengan tujuan agar mereka mendapatkan pemahaman nyata di dunia jasa konstruksi. Perusahaan-perusahaan tersebut bisa perusahaan dalam negeri, maupun perusahaan luar negeri.

PPS04 Kuliah Umum, 0 SKS

Kuliah umum ini bertujuan meningkatkan wawasan lintas program studi bagi peserta program. Materi kuliah umum adalah bebas yang mencakup kajian ilmu di semua program studi di pascasarjana (Magister Manajemen, Magister Teknik Sipil, Magister Ilmu Hukum, Magister Teknik Informatika dan Magister Arsitektur). Kuliah umum ini bersifat wajib bagi peserta program, mereka minimal mengikuti 4 kali kuliah umum selama masa studi.

 

MATAKULIAH WAJIB

MTS5301 Metodologi Penelitian, 3 SKS

Matakuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman akan metodologi

penelitian di bidang Teknik Sipil (Manajemen Konstruksi, Transportasi dan Struktur). Pembahasan meliputi perspektif teknologi masa depan di bidang teknik sipil, berdasarkan pada gambaran dan proyeksi dari teknologi masa kini. Penelitian dibidang teknik sipil : ragam persoalan penelitian dan cara melakukannya; menyusun hipotesis dan penyelesaiannya, uji hipotesis dengan statistika inferensia atas data; aspek teknis pelaksanaan penelitian dan pelaporan hasil.

MTS9999 Tesis, 6 SKS

Tesis adalah karya tulis yang mendokumentasikan hasil penelitian yang mencakup : tinjauan analitis mengenai hasil penelitian dari obyek yang diteliti sesuai dengan tujuan penelitian yang sudah dirumuskan didalam proposal. Tesis tersebut harus bisa memberikan kontribusi ilmiah yang nyata. Didalam tesis ini termasuk juga kegiatan : Ujian Tesis yang merupakan ujian penelitian mahasiswa yang tertulis didalam dokumen tesis sebagai salah satu syarat kelulusan. Ujian bersifat oral didepan tim penguji yang terdiri atas : dosen pembimbing tesis dan dosen lain sesuai dengan keahliannya. Disamping itu, peserta program diwajibkan membuat publikasi ilmiah yang berupa ringkasan tesis. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh peserta program bersama dengan dosen pembimbingnya. Publikasi ilmiah ini harus dikirimkan ke seminar atau jurnal yang berskala nasional atau internasional sesuai dengan kriteria. Kriteria minimal adalah disampaikan dalam seminar nasional atau jurnal terakreditasi.

MTS5302 Aspek Hukum dan Manajemen Proyek, 3 SKS

Matakuliah ini memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai konsep dan aspek legal serta kontekstual, serta pengaruhnya pada praktik pengadaan serta manajemen kontrak berikut strategi dan pembentukan manajemen proyek seperti : perencanaan proyek, formasi proyek, administrasi kontrak dan audit kontrak pada proyek konstruksi maupun proyek infrastruktur.

MTS5304 Metoda dan Teknologi Konstruksi, 3 SKS

Matakuliah Teknologi Konstruksi lanjut mempelajari dan memahami tatacara pelaksanaan pekerjaan di berbagai proyek bangunan sipil. Bangunan air (bendung, waduk, terowongan air/tunnel, saluran air, drainasi kota, pengendali banjir); Jalan dan jembatan; Bangunan gedung bertingkat (fondasi, sistem dan bahan struktur, metoda pelaksanaan); Teknik penyelidikan tanah dan dewatering. Dalam pelaksanaan pekerjaan bangunan sipil, sering diperlukan adanya alat bantu kerja/alat berat. Memahami spesifikasi dari berbagai jenis alat bantu kerja/alat berat tersebut akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas manajemen kerja di proyek. Pengetahuan pelaksanaan pekerjaan konstruksi akan membuka wawasan untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi resiko kegagalan.