Webinar Program Studi S2 Teknik Sipil “Property Management 101: Insight from The Expert”


Pada Sabtu, 6 Juni 2020 telah terlaksana Webinar Program Studi S2 Teknik Sipil dengan Tajuk Property Management 101: Insight from The Expert. Pembicara dalam webinar ini adalah Bapak Ir. Bambang Tri Margono, Beliau merupakan Director of PT Tokyu Property Management Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui platform ZOOM Meeting, dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB. Adapun peserta dalam webinar ini sebanyak 74 orang dari mahasiswa S1 dan S2 Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Webinar ini dimoderatori oleh Ibu Agustina Kiky Anggraini, ST., M.Eng.

Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Kiky selaku moderator, dilanjutkan dengan sambutan oleh Direktur Program Pascasarjana Bapak Dr. Ir. AM Ade Lisantono, M.Eng. Webinar ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama untuk memaparan materi oleh pembicara dan sesi kedua untuk tanya jawab dan diskusi.

Dalam webinar ini dibahas secara lengkap mengenai bagaimana dari awak properti dibangun sampai pada pengelolaannya, tujuannya adakag agar property memiliki nilai guna maksimumnya. Dalam pemaparan materinya Pak Bambang menjelaskan mulai dari feasibility, marketin, construction management, technical assistance, setting-up sampai building management. Adapun inti dari proses feasibility yang biasanya dilakukan selama 1,5 bulan adalah menyatukan permintaan owner/clien dengan permintaan market. Dasar dari proses ini adalah anggaran dari segi perhitungan ekonomi untuk melakukan studi kelayakan . pada tahap selanjutnya yakni tahap marketing inti prosesnya adalah menganalisis demand dengan memperhatikan buyers expectations, sebagian besar konsumen dalam pembelian properti akan sangat mempertimbangkan waktu tempuh dibandingkan jarak tempuh dari tempat tinggal menuju kantor, kampus atau fasilitas umum lainnya.

Pada proses technical assistance property manajer akan memastikan pencahayaan, pasokan air tanah, pasokan listrik PLN dan genset dapat terpenuhi. Lalu pada proses setting-up sampai proses building management preparation. Dalam proses ini pihak property management akan membentuk mulai dari admin finance preparation, building management, unit preparation, employee recruitment, melakukan pengeceka perizinan sampai building safety. Apabila semua sudah terpenuhi maka budget operasional akan didiskusikan dengan line owner.

Adapun tujuan dilakukannya building management adalah memastikan gedung terawat dengan baik, properti bisa mencapai titik value maksimum, properti dapat digunakan dengan aman, nyaman dan peralatan dapat digunakan pada saat dibutuhkan, selain itu tentunya mengupayakan occupancy yang tinggi agar investor mendapat return sesuai dengan yang diharapkan.

Pandemic covid-19 tentu turut memperngaruhi bisnis property saat ini, banyak inovasi yang harus dilakukan untuk menyesuaikan. Perubahan ini misalnya adalah dengan dilakukannya meeting secara dari antara pihak property management dengan line owner. Secara operasional tentu menyesuaikan dengan aturan pemerintah saat ini. Dari sisi konsumen untuk sementara waktu terjadi penurunan kapasitas karena pembatasan aktivitas dan saat ini sedang diobservasi seberapa besarkah perngaruhnya dan dilakukan research agar income para penyedia properti dapat stabil seperti semula dengan menyesuaikan kondisi saat ini. Desain-desain untuk properti baru juga berubah, umumnya dengan mempertimbangangkan penambahan occupancy hingga 50%, untuk hunian yang sama luas ruangnya harus meningkat 2 kali lipat untuk mengurangi perputaran virus antar ruangan juga penggunaan penyinaran ultraviolet.

Webinar ini berakhir pukul 12.15, kesimpulannya adalah property management adalah aktivitas support dalam pembangunan properti, seorang property manager harus sangat memahami SOP, engineering, data center, legal hingga memahami sisi komersialnya. (SS: ET)